Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

New experience in new semester

Semester empat ini, gue sebenernya excited banget karena kesibukan kuliah terutama praktikum di semester ini berkurang, biasanya semester-semester yang lalu tuh nyampe ada 4 atau 5 praktikum dan ngerjain laporan yang bejibun dan bikin klenger jiwa dan raga #LOL, tapiiiii di semester ini ada beberapa keputusan gila yang gue lakuin soalnya mengingat beberapa nasihat dari mahasiswa-mahasiswa yang luar biasa kalo kita itu mesti selalu berpikir  OUT OF THE BOX dan OUT OF COMFORT ZONE . Maksudnya yaitu kalo bisa kita itu mesti, kudu en wajib keluar dari zona nyaman kita, istilahnya yaaa jangan selalu puas atas apa yang udah kita dapetin dan selalu berusaha buat nyari hal baru yang menantang. Menurut gue nyari kesibukan baru yang sulit dan menantang itu bikin otak kita jadi gak tumpul lho, soalnya kita selalu mendapat tantangan baru dan berpikir terus untuk menyelesaikan tantangan tersebut. So, kalo perlu jadilah kita a deadliner and a risktaker ya sob :) Asisten Biokimia adalah sa...

Hari Kartini

Hari minggu kemaren tepat tanggal 21 April, Indonesia sedang merayakan salah satu hari besarnya yaitu Hari Kartini. Sejarah dari Kartini sendiri begitu menginspirasi g ue dan wanita Indonesia lainnya untuk terus maju kedepan.  Berikut ini sedikit sejarah dari R.A. Kartini kita tercinta semoga bermanfaat.  Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara.  Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.  Ceritanya begini.... Kartini pandai sekali berbahasa Belanda dan sering berkirim surat dengan teman perempuannya yang berkewarganegaraan Belanda. Sampai pada akhirnya kartini tertarik dengan kem...

malam perjuangan

Mahasiswa itu memang banyak tantangannya, sifat jiwa mudanya yang selalu bertindak untuk mencari hal baru dan rasa ingin tahunya juga amat tinggi. Seperti salah satu teman gue ada yang baru saja coba-coba mendaftar menjadi tentor privat, sebenarnya kita berniat daftar bareng tetapi karena ada satu hal, akhirnya gue pending dulu rencana gue itu. Jadi, akhir kata dia udah terdaftar menjadi salah satu tentor di bimbel tersebut. Keesokan harinya, dia dapet sms job pertama dan langsung ngomong ke gue buat minta bantuan yaitu tepatnya melakukan simbiosis mutualisme. Dia ngajak gue kerjasama, sebenernya bahasa jeleknya sih minta gue jadi ojeknya kalo dia lagi dapet job jauh atau diluar patung kuda dengan syarat 20% gajinya dikasih ke gue. Yasudah, karena aku kasihan juga sama dia ga punya kendaraan akhirnya kita deal. Rencananya gue nganter dia abis magrib sekitar pukul enam lewat, tapi apa dikata karena hujan mengguyur sejak sore membuat kita menunggu sebentar dikampus seusai rapat PL ...

Introspeksi diri

Seminggu full ini benar-benar amat melelahkan bagiku, kenapa? Awalnya aku juga tidak mengerti masalahku dan apa yang membuat aku menjadi hilang kendali seperti ini, sifat burukku muncul dan membuat kacau segalanya.Sepertinya akibat tekanan dimana-mana. Sebelum masuk ceritanya aku akan ceritakan dulu seperti apa diriku ini, aku ini orang yang seperti tahu (NSP,2013). Aku punya kadar kesensitifan yang sangat tinggi dan cepat merasa tidak enakan dengan orang lain, selain itu aku juga kadang terlalu menyalahkan diriku sendiri sehingga bikin aku sakit hati dan capek perasaan sendiri. Parah banget kan sifatku ini? Jadi karena sifatku yang tiba-tiba kambuh ini aku membuat salah seorang sahabatku gondok setengah mati, ceritanya begini...Awalnya aku dan temanku sebut saja mawar, kita janjian berangkat ke kampus barengan. Mawar curhat sama aku tentang kegalauannya karena kelompok untuk presentasi salah satu mata kuliah ga ada yang bisa diandelin, maksudnya ga ada yang ngasih tugasnya dengan be...