Aku, Kau dan Dia

Aku hanyalah seorang pengharap
senantiasa menjaga hatiku.
berharap pada-Nya untuk menyatukan aku dan kau
dalam ikatan yang indah nan syahdu

Mencari dan mendapatkan mu mungkin sulit, butuh ikhtiar lebih.
Mencarimu layaknya mencari jarum diantara tumpukan jerami,
bagai temukan satu bagian yang hilang dari beberapa robekan kertas yang tersebar entah dimana.
Pun sembari ku perbaiki kualitas diri
Hingga bisa bersamamu, kau yang kucintai karena-Nya.

Hanya sabar yang menjadi bekalku kini.
bersabarlah aku untukmu
Merindukanmu
bisa bersamamu
Sampai akhir hayatku.

hanya ikhlas yang jadi perisaiku untuk bertahan
karena dengan mengikhlaskan hati ini
Aku bisa menerimamu apa adanya.
Bukan lagi ada apanya.

Hanya doa yang bisa kupanjatkan
untuk menghalau rindu
untuk menepis risau karna menunggu

Hanyalah keridhaan-nya yang menjadi pemicu segalanya
usaha dan ikhtiar yang kulakukan untuk dapat bersamamu
Orang yang kucintai karena-Nya.

Karena hanya Dialah, Sang Maha Cinta.
yang mampu menyatukan takdir suci kita.
Kau dan Aku.
Insya Allah. Amiiin <3 p="">

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Introspeksi diri

Dramatis tapi... pengalaman memanglah segalanya!

Hello, January!