Capai dan Gapai, bahagia itu sederhana :)

Hal sederhana memang kadang bikin kita bahagia ya, entah kenapa. Seperti kita juga melihat orang bahagia, tersenyum ataupun berbinar karena hal yang menurut kita sepele atau biasa saja. Tapi memang itulah adanya, apalagi bila kita mampu bersyukur dan terus bersyukur. Kenapa aku membahas hal sederhana? karena itu mungkin yang terjadi padaku dan membuatku bahagia serta
sedikit memberi memori yang mampu menjadi artefak berharga di museum kenanganku, dan semua ini sempurna karena terjadi di masa-masa terakhirku menjadi mahasiswa.

Aku bukannya ingin menjadi orang hebat seperti kebanyakan, aku cuma ingin membuktikan kalau aku bisa melakukannya seperti mereka, kalau aku mampu bersaing di dunia yang memiliki berjuta-juta manusia hebat, kalau aku mampu menaklukan ketakutanku akan mindset ketidakmampuanku. maka aku mencoba dan berusaha, tapi tetap tak lupa memohon pada-Nya agar selalu dimudahkan. Semua yang kukerjakan lebih kutargetkan pada proses bukan hasil, dan yang penting adalah pembelajaran yang tidak bisa kudapatkan saat di kelas. 

Oke cukup basa-basi busuknya haha, 

Pencapaian ini mungkin bisa mengapresiasi diriku agar aku lebih bersyukur pada Allah dan tetap berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, karena kesempurnaan hanyalah milik-Nya. Aku sebenarnya hanya punya target untuk menorehkan sedikit warna dengan mencoba sedikit meraih prestasi, aku mengikuti beberapa lomba. Mulai dari PKM, LKTI, Essay Ilmiah. sampai beberapa waktu aku berhasil lolos PKM didanai dikti, sebuah gerbang awal pembelajaranku diluar bangku kuliah, yah walaupun tidak berhasil mencapai PIMNAS setidaknya aku belajar apa itu PKM, bagaimana mengelola dana dari pemerintah dengan jujur untuk mengabdi, mahasiswa yang melakukan PKM itu selayaknya mencari tahu, mengerti dan membuat sebuah inovasi baru serta menyampaikannya pada masyarakat untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. Kedua, Alhamdulillah aku lolos 15 besar Esai ilmiah dengan partnerku adik kelas di Jurusan Biologi. Awalnya aku sedikit pesimis tapi tetap berdoa agar lolos, dan ternyata timku lolos dan disini aku belajar presentasi di depan umum, bagaimana meyakinkan juri bahwa inovasi yang timku buat adalah yang terbaik, bagaimana pede di depan umum dengan segala kekurangan diriku. sungguh memompa semangat berprestasi dan membuatku 'melek' kalau ternyata di dunia ini banyak orang hebat, banyak sekali yang bersemangat untuk mengukir prestasi, dan aku tersadarkan serta malu akan diriku yang selama ini menyia-nyiakan waktu berhargaku sebagai mahasiswa. Memang manusia biasa menyesal di akhir, tapi itu adalah pelajaran hidup berharga bagiku.

Saat menjadi finalis di LAEC UNNES 2014, 20-23 November lalu.

Pencapaian lain juga aku dapatkan dengan menaklukan ketakutanku, sekali lagi. temanku punya quote yang cukup unik dan menyentil, yaitu: "if that scared you, it maybe good to try". wow, dan ternyata ampuh sekali untuk memompa semangat, dan menyadarkanku kalau ga ada yang ga bisa bagi kita untuk dilakukan. ibuku juga pernah bilang, 'sama-sama makan nasi, masa ngga bisa melakukan hal yang orang lain capai' dan itu juga cukup menjadi pengingat sejak aku kecil. Aku berhasil membuat dan mengedit video, sesuatu yang menurutku sulit dan agak ribet melakukannya. Selain video, aku juga bisa menjadi sutradara kecil-kecilan di acara besar yang diadakan di organisasi yang kuikuti. 

Setelah semua hal ini terjadi padaku, memang aku sedikit merasa bangga dan lebih, kemudian baru saja siang ini aku membuka facebook dan melihat postingan dari fan page yang cukup bijak untuk mampu menonjok hatiku, kalau kita tidak boleh berbangga hati karena semua pencapaian yang kita lakukan semata-mata karena bantuan dan dukungan Allah SWT, dia yang maha pemurah dan maha pengasih yang senantiasa menolong hamba-hambanya yang ditimpa kesulitan apabila kita memohon pada-Nya. Pasti dan selalu begitu. Jadi kita cukup berkata Alhamdulillah apabila dipuji dan kembali koreksi diri untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. 

Semester 7 ku ini cukup memberiku banyak pelajaran ternyata, Alhamdulillah, terimakasih Allah :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Introspeksi diri

Dramatis tapi... pengalaman memanglah segalanya!

Hello, January!