inikah sesuatu yang disebut cinta?
kali ini aku gak pake kata 'gue' di tulisan ini, karena pengen aja sih haha.
oke serius.
Ini sebenernya cuma keluh kesah yang aku tanggung selama satu tahun dan merupakan pengalaman pertama sekaligus tikaman pertama yang lumayan menyakitkan.
Aku itu orang yang terbilang polos dalam hal apapun, semua teman laki-laki dan perempuan pasti bilang kalo aku adalah orang terpolos yang mereka kenal, ya begitulah aku, termasuk dalam hal percintaan. selalu melongo kalo ada temen yang ngomongin soal cinta dan tetek bengeknya. Aku nggak pernah merasakan yang namanya pacaran atau disukai lawan jenis (sepertinya begitu) maka kadang suka nggak begitu ngurusin dan terlihat odong banget sama hal-hal seperti itu. Aku juga nggak ngerti yang namanya benar-benar cinta sama hanya suka atau kagum semata. Dalam hal ini aku nol besar lah pokoknya. sampai saat itu tiba.
sebenernya awalnya aku nggak ngeh dan nggak peka sama sebuah pendekatan yang menurutku seperti seorang kakak dan adik biasa dan aku yang begini juga nggak ada pikiran kearah pendekatan itu. tidak sama sekali. sampai suatu saat mulai menjurus dan menyadarkanku akan sikap dan 'tingkah seseorang itu' yang jauh lebih aneh daripada seorang kakak. Awalnya cuma bertanya-tanya, aku yang polos ini emang nggak ngerti arti pendekatan itu dan gimana sih alurnya (birokrasi kali pake alur, LOL). Pendekatan itu aku tebak akibat pembicaraan pertama antara adik dan kakak yang sangat penjang lebar dan menyenangkan memang, aku akui itu, sejak itu seperti ada yang selalu memperhatikan dan sikapnya seolah berbeda sampai saat menjurus itu lebih intensif lagi perlakuannya. Singkat cerita aku merasa senang diperlakukan seperti itu, di perhatikan, di nasihati, seperti ada yang mengisi hari-hariku, ada sesuatu yang mulai bergejolak dihati tapi aku nggak ngerti apa itu artinya. aku mulai bertanya-tanya, mulai menerawang, mulai membayangkan hal yang indah-indah. cinta adalah ini, pikirku. setelah itu aku nggak tau harus apa dan menjalani saja, aku yang sebegitu polosnya ini. tambah lagi dengan kejadian-kejadian yang selalu bikin aku tambah geer dan geer lagi. sampai saatnya aku yang sewajarnya cewek menginginkan sebuah kepastian dan menerima kenyataan yang pahit sekali. sebuah doa yang selalu aku panjatkan dengan Tuhanku untuk seseorang itu, apakah dia benar-benar atau hanya sekedar-sekedar. Kenyataan yang akhirnya hanya membuat orang sepolos dan seperasa aku menangis sejadi-jadinya menatap harapan kosong, mengenyahkan pikiran-pikiran indah yang selama ini bersemayam di lubuk.
Sulit. akibat interaksi yang sangat intens. setahun sudah. walaupun begitu, dia tetap kakakku yang terbaik yang pernah ada. sampai tepat satu tahun usaha untuk mengenyahkan kenangan tiba-tiba kesedihan merajalela. datang kembali. ketika disaat yang sama, waktu yang sama, di keadaan yang sama pula. soundtrack yang mengingatkan tiba-tiba seperti terputar lagi dengan sengaja. apakah artinya ini? apakah yang orang bilang move on move on itu gagal aku lakukan? apakah ini kebodohanku yang datang kembali?
aku kesal aku terlalu polos. aku kesal dengan hati halus ini. lembek. mudah goyah. sedih..
senyumanku dengan kakak itu hanya senyuman menangis sebenarnya. karena sampai saat ini tidak ada kata. tidak ada penjelasan. sampai satu tahun. hanya rasa teriris-iris hati ini tiap menatapnya.
Komentar
cuma mau pesen aja sih, jangan mudah menangapi dan menerjemahkan perhatian dari seseorang terutama kaum adam de, yah mungkin emang sering buat GR kali yaa, tapi ada baiknya kita selalu waspada dan ga cepet berspekulasi, kalo emang ada yang baik, tanggapi seperlunya dan jangan berangan terlalu jauh, jatuhnya sakit de kalo semua itu PHP. bahkan yang sudah terlanjur berucappun belum tentu nantinya akan bener-bener 100% ga akan menyakiti.
yaah, kita berurusan dengan eukariot de, organisme yang sistem organnya aja apalagi gennya jauh lebih kompleks dari pada prokariot. kita gak akan tau ekspresi gen apa yang akan muncul, termasuk perasaan, hati. masalah hati siapa yang tau :)